Pelatihan Fardhu Kifayah PAC Muslimat NU Kota Besi Bekali Ibu-Ibu Pengajian dengan Ilmu Pengurusan Jenazah
Pelatihan Fardhu Kifayah PAC Muslimat NU Kota Besi Bekali Ibu-Ibu Pengajian dengan Ilmu Pengurusan Jenazah
NUONLINE.SAMPIT - Semangat belajar ilmu agama tampak begitu kuat dalam kegiatan Pelatihan Fardhu Kifayah yang digelar PAC Muslimat NU Kecamatan Kota Besi di Mushalla Al Dzikri, Jalan Tengku Gembo, Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang diikuti ibu-ibu pengajian se-Kotabesi itu menghadirkan Ketua PC Muslimat NU Kotim, Ustadzah Fathul Jannah, sebagai narasumber utama. Dalam suasana penuh kekeluargaan dan kekhidmatan, para peserta mendapatkan pembekalan teori hingga praktik tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
“Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah SWT, saya bisa berhadir dan berbagi pengalaman serta ilmu bersama PAC Muslimat NU Kobes yang telah melaksanakan kegiatan pelatihan fardhu kifayah bagi ibu-ibu pengajian se-Kotabesi,” ujarnya.
Menurutnya, pelatihan tersebut memiliki nilai yang sangat penting dan strategis karena fardhu kifayah, khususnya dalam pengurusan jenazah, merupakan kewajiban bersama umat Islam yang tidak boleh diabaikan.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga keterampilan praktik yang nantinya dapat diterapkan langsung di tengah masyarakat ketika dibutuhkan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Peserta dibekali pemahaman dan praktik agar mampu melaksanakan kewajiban fardhu kifayah secara benar sesuai tuntunan syariat,” katanya.
baca juga ... Permudah Informasi Lakpesdam PCNU Kotim Luncurkan NU Online Kotim
Fathul Jannah juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga kegiatan berjalan lancar. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.
“Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mampu menjadi pelopor dan penggerak di lingkungannya dalam pelaksanaan fardhu kifayah,” ungkapnya.
Selain menjadi sarana menimba ilmu agama, kegiatan tersebut juga dinilai mampu mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya serta memperkuat kebersamaan umat,” tutupnya. (TIMRED)
Berita Lainnya