Raih Keberkahan 10 Muharram, LAZISNU Kotawaringin Timur Salurkan Santunan bagi Anak Yatim, Piatu, dan Penyandang Disabilitas
Raih Keberkahan 10 Muharram, LAZISNU Kotawaringin Timur Salurkan Santunan bagi Anak Yatim, Piatu, dan Penyandang Disabilitas
NUONLINE.SAMPIT - Memaknai momentum 10 Muharram 1448 Hijriah sebagai hari penuh keberkahan dan kepedulian sosial, LAZISNU Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyalurkan santunan kepada 20 anak yatim dan piatu serta dua penyandang disabilitas. Kegiatan berlangsung di Gedung PCNU Kotim, Jalan S. Parman No. 08 Sampit, Jumat (26/6/2026) mulai pukul 13.00 WIB.
Santunan diberikan dalam bentuk bantuan uang tunai sebagai upaya meringankan kebutuhan para penerima sekaligus menghadirkan kebahagiaan pada momentum 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim. Kegiatan tersebut mengusung tema "Gema 10 Muharram 1448 H: Santunan Anak Yatim & Piatu".
Ketua PCNU Kabupaten Kotawaringin Timur, Ustadz Achmad Robita, mengatakan bahwa kegiatan santunan merupakan wujud nyata kepedulian Nahdlatul Ulama terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim, piatu, dan kelompok rentan.
"Santunan kepada anak yatim dan piatu ini merupakan bentuk kepedulian kepada mereka. Ini juga merupakan implementasi dari slogan Menebar Manfaat, Menggapai Maslahat yang diusung PCNU Kotim pada periode ini. Kami ingin keberadaan NU benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh warga NU maupun masyarakat luas," ujarnya.
Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan sengaja dibuat sederhana tanpa rangkaian seremonial yang berlebihan agar anggaran dapat difokuskan sepenuhnya untuk kepentingan para penerima manfaat.
"Acara ini memang didesain sederhana. Tidak ada seremonial tertentu yang menimbulkan biaya tambahan, sehingga anggaran tersebut seluruhnya dapat dialokasikan menjadi santunan bagi anak yatim dan piatu," tambahnya.
baca juga ... Permudah Informasi Lakpesdam PCNU Kotim Luncurkan NU Online Kotim
Melalui kegiatan ini, LAZISNU Kotim bersama PCNU Kotawaringin Timur berharap semangat berbagi pada bulan Muharram dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat gotong royong dalam membantu sesama yang membutuhkan. (TIMRED)
Infografik
Berita Lainnya