Perkuat Gerakan KOIN NU, LAZISNU Sosialisasikan KOTIM NU di Telawang
Perkuat Gerakan KOIN NU, LAZISNU Sosialisasikan KOTIM NU di Telawang
NUONLINE.SAMPIT - Upaya memperkuat kemandirian organisasi dan pemberdayaan umat terus dilakukan LAZISNU Kabupaten Kotawaringin Timur. Salah satunya melalui sosialisasi program KOTIM NU (Kotak Infaq Maslahat NU) yang dilaksanakan dalam forum pengajian rutin PAC Muslimat NU dan Fatayat NU Kecamatan Telawang di wilayah Simpang Sebabi, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PCNU Kabupaten Kotawaringin Timur, Ketua LAZISNU PCNU Kotawaringin Timur, jajaran pengurus MWCNU Telawang, serta ratusan peserta yang terdiri dari kader Muslimat NU dan Fatayat NU Kecamatan Telawang.
Dalam kesempatan tersebut, LAZISNU memperkenalkan KOTIM NU sebagai identitas resmi gerakan penghimpunan infak warga Nahdlatul Ulama di Kabupaten Kotawaringin Timur. Program ini dirancang sebagai instrumen gotong royong warga NU untuk mendukung berbagai program kemaslahatan umat.
Ketua LAZISNU PCNU Kotawaringin Timur menjelaskan bahwa dana yang dihimpun melalui KOTIM NU akan dialokasikan pada empat sektor utama, yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan penguatan kelembagaan NU.
"Sosialisasi ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan gerakan pemberdayaan keuangan warga NU agar dapat memberikan manfaat dan maslahat secara luas bagi masyarakat," ujarnya.
baca juga ... Permudah Informasi Lakpesdam PCNU Kotim Luncurkan NU Online Kotim
Sebagai langkah awal pengembangan program di Kecamatan Telawang, LAZISNU menyalurkan sebanyak 200 kaleng KOTIM NU yang akan dikelola dan disebarluaskan melalui jaringan Muslimat NU, Fatayat NU, serta badan otonom dan lembaga NU di tingkat kecamatan.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Kotawaringin Timur menegaskan bahwa gerakan KOTIM NU bukan sekadar program penghimpunan infak, melainkan bagian dari strategi membangun kemandirian jam'iyah dan memperkuat kontribusi sosial Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.
"Gerakan KOTIM NU diharapkan dapat menjadi katalisator kemandirian NU sekaligus wujud nyata kehadiran NU dalam memberikan manfaat kepada masyarakat luas," katanya.
Menurut data yang disampaikan LAZISNU, hingga saat ini gerakan KOTIM NU telah menghimpun sekitar 1.000 kaleng koin yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah seiring konsolidasi organisasi dan perluasan jaringan penghimpunan yang sedang berjalan.
Melalui sosialisasi ini, LAZISNU berharap semakin banyak warga Nahdliyin yang terlibat aktif dalam gerakan infak bersama. Dengan kontribusi kecil yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, KOTIM NU diharapkan mampu menjadi kekuatan ekonomi umat yang menopang berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan organisasi Nahdlatul Ulama di Kabupaten Kotawaringin Timur. (TIMRED)
Infografik
Berita Lainnya