MWCNU Telawang Gelar Silaturahim NU Kultural dan Mujahadah Shalawat Badar Sambut Muktamar NU
MWCNU Telawang Gelar Silaturahim NU Kultural dan Mujahadah Shalawat Badar Sambut Muktamar NU
NUONLINE.SAMPIT - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Telawang menggelar Silaturahim NU Kultural dan Mujahadah Shalawat Badar sebagai ikhtiar spiritual menyambut pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mushola Nurul Furqon, Kecamatan Telawang, Minggu (19/7/2026) malam, mulai usai salat Isya hingga pukul 24.00 WIB.
Acara yang dihadiri warga Nahdliyin se-Kecamatan Telawang itu menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus mengajak masyarakat mendoakan kelancaran agenda lima tahunan organisasi yang akan memilih kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi yang dipimpin Kiai Yasin, dilanjutkan doa bersama oleh Kiai Muhammad Saifulloh. Hadir pula Ketua Tanfidziyah MWCNU Telawang Kiai Yasin, Ketua Syuriah MWCNU Telawang Kiai Hasyim, jajaran pengurus badan otonom (Banom), serta tokoh dan warga Nahdliyin setempat.
baca juga ... Permudah Informasi Lakpesdam PCNU Kotim Luncurkan NU Online Kotim
Pada kesempatan tersebut, Gus Ali Al Ghufroni dari Surabaya menyampaikan mau'idhah hasanah sekaligus motivasi kepada jamaah. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa NU kultural merupakan akar rumput yang menjadi fondasi utama lahir dan berkembangnya NU struktural.
Selain mengulas sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama hingga menjadi salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, Gus Ali juga mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk turut berkontribusi menyukseskan Muktamar NU melalui penguatan doa dan mujahadah, salah satunya dengan mengamalkan Shalawat Badar.
Ia juga mengingatkan jamaah agar bijak dalam menerima informasi di media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang berpotensi memecah belah persatuan warga Nahdlatul Ulama, baik yang berkaitan dengan kepengurusan di tingkat cabang, wilayah, maupun pusat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut sekaligus menjadi wadah memperkuat silaturahim warga NU kultural di Kecamatan Telawang serta meneguhkan semangat kebersamaan dalam menyambut Muktamar NU 2026. (TIMRED)
Infografik
Berita Lainnya