Tebar Kasih di Bulan Muharram, Majelis Taklim As Salam Salurkan Santunan Rp24,6 Juta kepada 10 Anak Yatim dalam Nuansa Sholawat
Tebar Kasih di Bulan Muharram, Majelis Taklim As Salam Salurkan Santunan Rp24,6 Juta kepada 10 Anak Yatim dalam Nuansa Sholawat
NUONLINE.SAMPIT - Semangat berbagi dan kepedulian terhadap anak yatim kembali diwujudkan melalui kegiatan santunan yang digelar oleh Majelis Taklim As Salam pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut dilaksanakan di Majelis Taklim As Salam, Jalan Eka Bahurui Jalur 3, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 anak yatim menerima santunan dengan total nilai keseluruhan berjumlah Rp24.600.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan para penerima sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian sosial kepada anak-anak yang membutuhkan, khususnya dalam momentum bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan.
Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Sebelum penyerahan santunan, rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan Sholawat yang dibawakan oleh para jamaah. Irama shalawat yang menggema di Majelis Taklim As Salam menghadirkan suasana religius sekaligus menumbuhkan rasa syukur, kebersamaan, dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
baca juga ... Permudah Informasi Lakpesdam PCNU Kotim Luncurkan NU Online Kotim
Usai pembacaan Sholawat, santunan diserahkan secara langsung kepada para anak yatim. Momen tersebut disambut dengan penuh haru oleh para penerima dan keluarga yang hadir. Selain menjadi bentuk bantuan materi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ustadz Fauzi berharap kegiatan santunan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan semakin banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, menyantuni anak yatim bukan hanya bentuk ibadah yang dianjurkan dalam Islam, tetapi juga investasi sosial untuk membangun masyarakat yang lebih peduli, berempati, dan saling menguatkan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kesehatan, serta kelapangan rezeki bagi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan acara santunan tersebut. Semangat berbagi yang ditunjukkan diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebarkan manfaat dan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan. (TIMRED)
Infografik
Berita Lainnya